Jewel In The Palace

Tidak ada maksud menghina kualitas drama TV kita, tapi memang siapa yang tahan kalau tiap hari yang dilihat seperti itu-itu saja ...


Sekarang sedang diputar di Indosiar drama korea yang titelnya Jewel in the Palace (saya tidak tau titelnya dalam bahasa Korea). Kisahnya heroik sekali : tentang perjuangan seorang wanita yang berhasil menjadi dokter istana wanita pertama di Korea. Karena tidak tahan menunggu iklan dan episode berikutnya, saya akhirnya pinjam DVD-nya ke teman (DVD bajakannya seharga Rp.75rb) dan menyelesaikan filmnya dalam 2 malam.

Kalau pernah menonton drama Jepang atau Korea dan membandingkannya dengan sinetron Indonesia pasti terlihat sekali ke-jomplang-annya. Tidak ada maksud menghina kualitas drama TV kita (beberapa memang ada yang menarik, tapi tdk banyak) ... tapi memang siapa yang tahan kalau tiap hari yang dilihat seperti itu-itu saja ...

Rumah-rumah gedongan, pemain antagonis yang matanya sering melotot-lotot, hantu-hantuan pakai kain seprai, mama-mama tiri yang suka teriak-teriak heboh, anak kecil yang jadi pengemis dan nangis meraung-raung (padahal physically, kelihatannya si anak terlalu gemuk dan tampak sehat utk seorang pengemis), dan lain sebagainya...

Mengutip kata teman saya juga :

Sekarang lagi booming sinetron Indonesia yang ambil latar belakang style hidup anak muda zaman sekarang, kayak : sekelompok ABG yang hobi nge-drugs, sex bebas, dugem malem, de el el... Ingin lihat sesuatu yang beda. Bukan yang menampilkan ‘sikap hidup buruk apa yang banyak terjadi di kalangan anak muda’, tapi ‘sikap hidup baik seperti apa yang bisa dicontoh anak muda’.

Hmmm...padahal sinetron itu makanan sehari-hari adik-adik kecil kita, ibu-ibu, (mungkin) bapak-bapak juga, kakak-kakak kita, dan bibi yang bantu-bantu bersihin rumah kita ... (Anak tetangga saya saja sudah pintar ngomong ‘Buset!’ sama orang tua saat umurnya 4 tahun -gara-gara nonton sinetron. Hihihi...)

Kapan ya bisa lihat sinetron/drama Indonesia yang ceritanya mendidik ? (Mungkin gak ya mbak Mira Lesmana atau mas Rudi Soedjarwo kelak bikin sinetron yang ceritanya bagus ?)

No comments: